Maron, 9 Januari 2026 – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kecamatan Maron secara resmi meluncurkan gerakan donasi inovatif bertajuk “Jiwitan Si Manis”, Jumat (9/1/2026).
Peluncuran program tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan langsung diimplementasikan melalui aksi nyata di lapangan. Dipimpin langsung oleh Camat Maron, Nurhafiva, S.Pi., M.AP, kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari tenaga kesehatan Puskesmas, Koordinator Keluarga Berencana (KB), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga aparatur pemerintah desa.
Pada pelaksanaan perdana, tim gabungan turun langsung ke rumah-rumah warga dengan metode door to door untuk menyalurkan bantuan donasi gizi kepada enam anak asuh stunting yang menjadi prioritas intervensi. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Brabe dan Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron.
Gerakan “Jiwitan Si Manis” menjadi simbol kuat semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam upaya penanganan stunting. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pendamping sosial, dan pemerintah desa menunjukkan bahwa penanggulangan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan pemenuhan asupan gizi anak-anak sasaran dapat lebih optimal, sehingga tumbuh kembang mereka dapat terkejar sesuai dengan standar kesehatan.
Camat Maron Nurhafiva, S.Pi., M.AP menyampaikan harapannya agar gerakan “Jiwitan Si Manis” dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berpartisipasi sebagai donatur. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kecamatan Maron yang bebas stunting serta melahirkan generasi penerus yang sehat dan cerdas dapat tercapai.
Copyright © 2026 NarasiLiterasi. All rights reserved.